BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), membuka sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan atau memberikan informasi terkait keberadaan Taufik Hidayat, terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yufita Tri Rezeki (YTR).
Informasi mengenai sayembara tersebut disampaikan KDM melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, saat melakukan lari pagi di kawasan Lembur Pakuan. Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk turut membantu aparat penegak hukum menemukan keberadaan terduga pelaku yang hingga kini masih dalam pencarian.
Menurut Dedi Mulyadi, hadiah sebesar Rp250 juta akan diberikan kepada masyarakat yang mampu memberikan informasi akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga membantu proses penangkapan Taufik Hidayat.
“Saya siapkan hadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang bisa menemukan atau memberikan informasi yang valid terkait keberadaan Taufik Hidayat,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan videonya.
KDM menegaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum sekaligus untuk mempercepat proses pencarian terhadap terduga pelaku yang saat ini masih diburu aparat kepolisian.
Menurutnya, kasus yang menimpa Yufita Tri Rezeki telah menimbulkan keprihatinan luas di masyarakat Jawa Barat. Karena itu, ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah korban diduga mengalami luka berat akibat penyekapan dan penganiayaan yang dialaminya. Berbagai pihak pun mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.
Sementara itu, aparat penegak hukum terus melakukan pencarian dan mengembangkan penyelidikan guna mengungkap secara tuntas kasus tersebut. Berbagai informasi yang masuk dari masyarakat juga terus ditindaklanjuti untuk membantu menemukan keberadaan terduga pelaku.
Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan Taufik Hidayat agar segera melaporkannya kepada aparat kepolisian. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengedepankan proses hukum.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap Taufik Hidayat masih terus berlangsung. Aparat berharap dukungan masyarakat dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.

