DM Media
Lokal Terbaru

Jalan Luragung–Ciwaru Kembali Dikeluhkan, Minim PJU dan Rusak di Sejumlah Titik, Warga Minta Perhatian Pemerintah

KUNINGAN – Kondisi ruas Jalan Luragung–Ciwaru, Kabupaten Kuningan, kembali menjadi sorotan masyarakat. Minimnya penerangan jalan umum (PJU) serta kerusakan di sejumlah titik ruas jalan dikeluhkan warga karena dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Keluhan tersebut mencuat setelah akun TikTok @DACTYLORHIZA mengunggah video yang memperlihatkan kondisi Jalan Luragung–Ciwaru pada malam hari. Dalam video tersebut, tampak beberapa ruas jalan minim penerangan sehingga suasana terlihat gelap. Selain itu, kondisi jalan yang mengalami kerusakan juga menjadi perhatian para pengguna jalan.

Unggahan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Banyak di antaranya mengaku merasakan langsung kondisi jalan tersebut dan berharap adanya penanganan dari pihak terkait.

Sebagai salah satu jalur penghubung penting di wilayah timur Kabupaten Kuningan, ruas Jalan Luragung–Ciwaru memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat. Jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga yang beraktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mendukung kegiatan ekonomi dan perdagangan antarwilayah.

Namun, kondisi minimnya penerangan jalan umum membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati, terutama saat melintas pada malam hari. Kurangnya pencahayaan dinilai dapat mengurangi jarak pandang pengendara sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, keberadaan jalan yang gelap juga dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas di jalur tersebut, terutama bagi pengendara roda dua yang menjadi pengguna mayoritas.

Tidak hanya persoalan penerangan, kerusakan jalan di sejumlah titik juga menjadi keluhan masyarakat. Lubang dan permukaan jalan yang tidak rata dinilai dapat membahayakan pengendara apabila tidak segera diperbaiki.

Menurut sejumlah warga yang memberikan tanggapan di media sosial, kondisi tersebut sudah cukup lama menjadi perhatian masyarakat. Mereka berharap adanya perbaikan infrastruktur jalan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

“Kalau malam hari memang cukup gelap di beberapa titik. Ditambah kondisi jalan yang rusak, pengendara harus ekstra hati-hati,” tulis salah seorang warganet dalam kolom komentar.

Keluhan serupa juga disampaikan pengguna jalan lainnya yang berharap adanya penambahan penerangan jalan umum di sepanjang ruas Jalan Luragung–Ciwaru.

Masyarakat menilai keberadaan PJU tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pendukung lalu lintas, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

Sementara itu, perbaikan terhadap titik-titik jalan yang mengalami kerusakan juga dinilai mendesak untuk dilakukan. Pasalnya, kondisi jalan yang berlubang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan atau pada malam hari ketika jarak pandang pengendara menjadi terbatas.

Sebagai jalur penghubung antarkecamatan yang cukup padat dilalui kendaraan, masyarakat berharap ruas Jalan Luragung–Ciwaru mendapat perhatian lebih dari pemerintah dan instansi terkait.

Warga berharap dilakukan peninjauan lapangan untuk mengidentifikasi titik-titik jalan yang membutuhkan perbaikan serta lokasi yang memerlukan tambahan penerangan jalan umum.

Menurut masyarakat, perbaikan infrastruktur jalan dan penambahan PJU tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kelancaran akses transportasi.

Berbagai aspirasi yang disampaikan melalui media sosial diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur, khususnya di wilayah timur Kabupaten Kuningan.

Hingga berita ini diturunkan, DM Media.id masih berupaya menghimpun keterangan dari pihak terkait mengenai kondisi ruas Jalan Luragung–Ciwaru serta langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.

DM Media.id juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari instansi terkait sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan dan etika jurnalistik dalam pemberitaan.

Masyarakat berharap, dengan adanya perhatian dan langkah konkret dari pemerintah, kondisi ruas Jalan Luragung–Ciwaru dapat menjadi lebih baik sehingga mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Related posts

Gara – Gara Rekrutmen PPK, Ketua KPU Minta Dicopot Dari Jabatannya

DM

Diburu Polisi, Resbob Titipkan HP ke Pacar untuk Hilangkan Jejak

DM

Ada Oknum Bawa APK Ke Depan Ka’bah, Wakil Ketua DPC Gerindra Bilang Begini

DM

Leave a Comment