DM Media
Lokal Terbaru

Diduga Dipicu Perselingkuhan, Korban Pengeroyokan di Taman Kota Kuningan Tewas, Pasutri Diamankan Polisi

KUNINGAN – Korban pengeroyokan yang terjadi di kawasan Taman Kota Kuningan, Kabupaten Kuningan, akhirnya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan.

Kapolsek Kuningan, AKP Bambang Poernomo, SH., membenarkan kabar meninggalnya korban. Menurutnya, korban mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD 45 Kuningan.

“Betul, korban telah meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB di ICU RSUD 45 Kuningan,” ujar AKP Bambang saat dikonfirmasi.

Terkait kasus tersebut, Bambang menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa itu, termasuk seorang pria yang merupakan suami dari perempuan yang diduga memiliki hubungan dengan korban.

“Yang bersangkutan sudah diamankan. Saat ini penanganan perkara telah dilimpahkan ke Polres Kuningan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden pengeroyokan itu terjadi di kawasan Taman Kota Kuningan dan sempat mengundang perhatian masyarakat. Sejumlah pengunjung dibuat geger saat melihat seorang pria dengan kondisi terluka dievakuasi oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menuju pos pengamanan.

Korban kemudian mendapatkan pertolongan awal sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD 45 Kuningan untuk menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya.

Berdasarkan informasi awal yang berkembang di lokasi kejadian, dugaan sementara peristiwa pengeroyokan tersebut dipicu oleh persoalan perselingkuhan. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi maupun motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Sejumlah orang yang diduga terlibat dalam insiden itu telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.

Saat kejadian berlangsung, situasi di sekitar lokasi sempat menjadi perhatian warga yang berdatangan ke Pos Pengamanan Satpol PP. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas Satpol PP berkoordinasi dengan Polsek Kuningan guna melakukan pengamanan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, korban yang mengalami luka serius langsung mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RSUD 45 Kuningan. Namun, setelah menjalani perawatan intensif, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Kuningan masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk mengungkap motif serta peran masing-masing pihak yang diamankan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait motif maupun kronologi kejadian dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum yang tengah menangani perkara tersebut.

Related posts

Dirjen Tanam dan Pangan Kementan RI Minta Petani Kuningan Terus Berbenah

DM

Kajene Forest, Hutan Kota Swasta Pertama Di Kuningan

DM

KDM Resmikan Gerakan Rereongan Poe Ibu untuk Perkuat Gotong Royong

DM

Leave a Comment