KUNINGAN – Peredaran sinte, jenis narkoba ganja sintesis, diduga banyak beredar, dan dikonsumsi banyak pelajar SMA di Kabupaten Kuningan.
Terbukti, 4 Oknum Pelajar SMA yang diduga terlibat, kini dalam penanganan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A) Kuningan.
Mereka disebut berasal dari 2 SMA favorit di Kota Kuda ini.
3 oknum pelajar diantaranya, disinyalir berperan sebagai pengedar dengan omzet transaksi diduga mencapai miliaran. Bahkan, info menyebut, mereka juga bertindak sebagai produsen, dengan mengolah sendiri bubuk tertentu menjadi sinte dari tutorial Youtobe.
Berdasarkan informasi di lapangan, kasus menyedihkan ini terungkap setelah ada penggerebekan di rumah salah seorang pelajar beberapa waktu lalu. Dari pengungkapan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan aktivitas peredaran sinte, termasuk ada grup WhatsApp yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dan transaksi.
Sinte tersebut diduga diedarkan dengan modus dicampurkan ke dalam cairan vape sebelum digunakan maupun diedarkan kepada konsumen.
Meski diduga terlibat dalam peredaran narkotika, keempat pelajar tersebut tidak menjalani penahanan karena masih berstatus anak di bawah umur. Mereka juga masih tercatat sebagai siswa aktif dan mengikuti kegiatan belajar secara daring.
<span;>“Iya kita ditangani semua,” kata Indah Wulansari, Konselor UPTD PPA, saat dikonfirmasi awak media
Menurutnya, para pelajar tersebut tidak dikeluarkan dari sekolah dan tetap mengikuti proses pendidikan.
“Gak dikeluarkan, masih mau ujian, cuma daring,” ujar dia
UPTD PPA Kabupaten Kuningan melakukan pendampingan terhadap seluruh pelajar yang diduga terlibat karena masih berstatus anak di bawah umur..prmdy

