KUNINGAN – Video kerusuhan yang terjadi di Jalan Raya Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat viral di media sosial. Insiden tersebut diduga terjadi usai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta dalam laga Super League 2025/2026.
Menanggapi video yang beredar, Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiyono mewakili Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar mengatakan, pengamanan pertandingan sebenarnya sudah menjadi perhatian aparat kepolisian sejak awal.
“Sudah kondusif, dan kemarin pun sejumlah petugas Polres disusul anggota Polsek setempat melakukan patroli di sejumlah titik lokasi nonton bareng,” kata AKP Mugiyono saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Menurut Mugiyono, dugaan sementara keributan dipicu adanya seseorang yang mengenakan atribut salah satu kelompok suporter sepak bola di tengah massa usai pertandingan berlangsung.
“Kalau dugaan akibat keributan dari adanya seseorang yang mengenakan kaos pendukung bola, kita hingga kini terus melakukan pendalaman. Namun permasalahan tersebut sudah aman setelah dilerai sekaligus dimediasi petugas Polsek,” ujarnya.
Sebelumnya, Polres Kuningan memang telah melakukan langkah antisipasi menjelang pertandingan Persib vs Persija yang digelar di Stadion Samarinda. Aparat melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah titik nobar di wilayah Kabupaten Kuningan.
“Jumlah titik nonton bareng pertandingan Persib vs Persija tentu mendapat perhatian dan pengawasan. Petugas kami pasti patroli,” ujar Mugiyono kepada DM Media.id.
Selain patroli, polisi juga mengimbau para pendukung untuk tidak melakukan konvoi, menggunakan knalpot brong, menyalakan petasan maupun flare, hingga tindakan anarkis lainnya.
“Ya, selain tidak boleh konvoi dan menggunakan knalpot brong, juga tidak boleh menyalakan petasan atau flare. Juga tidak boleh melakukan kegiatan anarkis lainnya,” katanya.
Sementara itu, salah seorang Bobotoh Persib asal Kuningan, Hendra, mengaku kegiatan nobar laga Persib memang tersebar hampir di seluruh wilayah Kuningan dan rutin dilakukan komunitas suporter.
“Sebenarnya sering dilakukan oleh komunitas tertentu di Kuningan. Dan hampir merata titik nobar di Kuningan diadakan saat laga Persib,” kata Hendra, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebut, antusiasme Bobotoh cukup tinggi lantaran pertandingan Persib vs Persija merupakan laga bergengsi yang selalu menyita perhatian pecinta sepak bola nasional.
Hingga kini, situasi di lokasi keributan dilaporkan telah kembali aman dan kondusif. Polisi masih melakukan pendalaman terkait pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Fenomena kericuhan usai laga Persib vs Persija juga sempat terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia..djz

