DM Media
Lokal Terbaru

Pria Asal Cibingbin Diduga Jadi Korban Pembacokan di Cimara, Polisi Masih Selidiki Motif

KUNINGAN – Insiden pembacokan menggegerkan warga Desa Cimara pada Selasa (12/5/2026). Seorang pria asal Kecamatan Cibingbin dilaporkan mengalami luka serius usai diduga dibacok oleh rekannya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sukamulya, Desa Cimara. Foto korban dengan kondisi bersimbah darah di bagian tangan dan sekitar kepala pun sempat beredar luas di media sosial dan mengundang perhatian warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga dibacok oleh pria berinisial A yang disebut masih memiliki hubungan pertemanan dekat dengan korban. Bahkan, keduanya disebut masih terlihat akrab pada pagi hari sebelum kejadian terjadi.

Kepala Dusun Sukamulya, Maman Darman, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia juga meluruskan kabar awal yang sempat menyebut insiden itu sebagai aksi begal.

“Sanes begal. Teman akrab nu hiji mah korban orang Cibingbin. Minggu lalu sempet mondok,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Korban diketahui langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, terduga pelaku disebut melarikan diri ke arah wilayah Ancaran, Sindangagung, maupun sekitar Kecamatan Cipicung.

Camat Cibingbin, Dr. Sutarno, juga membenarkan bahwa korban merupakan warga Kecamatan Cibingbin.

“Waalaikumsalam, muhun upami ningali ti grup sebelah kejadian di Cimara Kecamatan Cibeureum, korban orang Cibingbin, motifna nuju diselidiki,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz SH memastikan kasus tersebut sudah masuk tahap penyelidikan.

“Sudah ada laporan dan sedang dalam proses penyelidikan,” ujarnya singkat.

Di tengah beredarnya informasi di media sosial, muncul pula berbagai spekulasi mengenai dugaan motif kejadian, termasuk isu yang dikaitkan dengan hubungan pribadi maupun LGBT. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kebenaran informasi tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

Related posts

Iip Sebut Tidak Ada Super Man, Tapi Yang Ada Super Tim

DM

Ika Pastikan Pertemuan Dengan Camat Tidak Ada Pengarahan Ke Kandidat Pilkada

DM

Meski Rokhmat Ardiyan Berstatus Dewan Pertimbangan Uniku, Dikdik Akui Uniku Tetap Netral

DM

Leave a Comment